Rabu, 08 Oktober 2014

Penyelesaian Studi Kasus - Bagian 2 Value Chain

Penyelesaian Studi Kasus - Bagian 2 Value Chain

Pada bagian ini saya akan menjelaskan mengenai kasus profitability yang dilanjutkan dengan value chain. Pembaca yang diharapkan sudah paham mengenai Studi Kasus dan Cara Menyelesaikan - Bagian 1 Profit.

Porter's Value Chain
Menggambarkan rantai nilai dari perusahaan yang dibagi kedalam dua kategori aktivitas, aktivitas primer (inbound - process - outbound - marketing - service) dan aktivitas pendukung (infrastruktur | HR | teknologi | procurement). Diagram ini sangat berguna untuk mengetahui bagaimana perusahaan menciptakan nilai, dapat juga memetakan masalah internal perusahaan.
Porter's Value Chain (Sumber)


Contoh:
PT. XYZ mengalami penurunan profit sebesar 20%. Apa yang anda sarankan kepada PT. XYZ untuk mengatasi masalah tersebut?


Isu utama: Profit
Menggunakan profit framework, profit = revenue - cost, berarti permasalahan dapat berada pada penurunan revenue atau peningkatan cost. Apabila tidak terdapat keterangan bagian mana yang menjadi masalah, tanyakan kepada penguji.

Klarifikasi penguji: Cost meningkat 20%
Cost = fixed cost + variable cost. Berarti yang dapat meningkatkan cost adalah naiknya fixed dan/atau naiknya variable cost. Apabila tidak terdapat keterangan bagian mana yang menjadi masalah, tanyakan kepada penguji.

Klarifikasi penguji: Variable cost meningkat 40%
Peningkatan variable cost dapat merupakan isu industri dan/atau isu perusahaan, dapatkan informasi mengenai kompetitor, dan bagian yang bermasalah (gunakan porter's value chain). Apabila tidak terdapat keterangan bagian mana yang menjadi masalah, tanyakan kepada penguji.

Klarifikasi penguji: Cost kompetitor juga meningkat, naiknya harga bbm sebesar 60% membuat variable cost untuk distribusi menjadi meningkat.

Kesimpulan: Permasalahan utama pada kasus PT. XYZ adalah meningkatnya variable cost akibat kenaikan biaya distribusi karena naiknya harga bbm. Rekomendasi berdasarkan analisis awal adalah cost cutting dengan cara efisiensi pada penggunaan bbm untuk distribusi (outbound), disertai dengan meningkatkan unit price karena isu yang terjadi adalah isu industri, sehingga kompetitor kemungkinan besar juga akan meningkatkan unit price.

Catatan: kasus ini hanya bertujuan untuk memberikan gambaran umum logika penyelesaian kasus sehingga angka yang tercantum mungkin tidak akurat.

Bersambung pada framework berikutnya..

Sincerely,
Enrico Libert

Tidak ada komentar:

Posting Komentar